Entri Populer

Monday, 26 October 2015

Cinta di mata Anak Muda--Ulasan komik Brothers karya Sho-u Tajima






Komik ini bercerita tentang tiga anak kembar 3 dari 3 ovum yang berbeda.

Anak pertama: Shunpei Akai; Cenderung anak baek-baek idola cewek-cewek.
Anak Kedua: Kyohei Akai; Anak nakal yang lebih suka nge-band dan nggak peduli dengan sekolah.
Anak Ketiga: Anko Akai; Satu-satunya cewek dari tiga bersaudara. Imut, ceria, idola para remaja.

Ketiganya masih kelas SMP ketiga komik ini dimulai.

Ceritanya tentang cinta segitiga di antara mereka. Iya, kamu nggak salah baca. Kedua cowok itu mencintai Anko bukan sebagai cinta saudara. Melainkan cinta yang ingin menjadikan istri.

Beberapa kali baca komik Jepang dengan cerita inces, saya sempat berpikir jangan-jangan di sana memang lumayan banyak.

Dibanding kisah LGBT, incest ini menurut saya lebih aneh lagi—mungkin belum terbiasa. Nooo....

Jika mau menilik dari sudut pandang lain, kisah ini diangkat oleh pembuatnya untuk menyoroti kelabilan perasaan yang terjadi pada masa remaja, dan tentang pencarian makna cinta oleh anak-anak pada usia pencarian jati diri. 

Perasaan Shunpei dan Kyohei kepada Anko tercium oleh beberapa orang yang dekat dengan mereka—kecuali Anko. Hal ini menimbulkan beberapa konflik selain konflik antara kakak beradik yang memperebutkan adik sendiri. 

Karena Anko mau masuk salah satu SMA unggulan, kedua kakaknya untuk sementara gencatan senjata. Mereka berusaha berjuang agar bisa terus bersama Anko di SMA.

Yang paling ajaib unik adalah sikap ayah mereka, Heichi Akai. Orang ini nggak jelas kerjanya apa. Pokoknya dateng di waktu nggak terduga. Dan responsnya terhadap perasaan cinta kedua anak laki-lakinya aneh. Orang ini juga punya gaya bercanda nggak pada tempat dan waktunya, yang bikin Akai bersaudara emosi tingkat tinggi.

Kualitas gambarnya menurut saya kurang, demikian juga dengan pembagian plot. Bikin komik ini kurang nyaman dinikmati. 

Tapi, ending-nya lumayan. Ayah mereka memberi nasihat tentang makna “cinta” di hati anak-anaknya. 

No comments:

Post a Comment

Pages

There was an error in this gadget